Semarang — Rekayasa lalu lintas berupa one way nasional resmi diterapkan pada Selasa (24/3/2026) siang di seluruh lajur tol guna menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026. Pemberlakuan sistem satu arah ini ditandai dengan pengibaran bendera (flag off) secara simbolis di KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung.
Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menko PMK Pratikno, serta Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana (menggantikan penyebutan jabatan gubernur sebelumnya secara teknis).
“Kita baru saja membuka jalur tol satu arah ini sebagai bagian dari upaya manajemen arus balik untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, mengurai kepadatan lalu lintas, dengan tetap menjaga keselamatan dan kenyamanan para pengendara,” ujar Menko PMK Pratikno di GT Kalikangkung.
Sistem one way nasional ini diberlakukan mulai dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Langkah ini diambil berdasarkan prediksi pemerintah bahwa puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho kembali mengimbau para pemudik untuk mengatur waktu kepulangan guna menghindari penumpukan kendaraan pada hari ini. Beliau menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang berlaku pada tanggal 26, 27, dan 28 Maret.
“Silakan manfaatkan work from anywhere. Mungkin bisa kembali di tanggal 26 atau 27 Maret agar perjalanan lebih nyaman dan tidak menumpuk di satu waktu,” tutur Irjen Agus.
Dengan dimulainya one way nasional ini, Korlantas Polri memastikan pengawasan ketat di seluruh jalur tol untuk menjamin kelancaran arus kendaraan menuju Jakarta dan sekitarnya.












