JAKARTA – Kabar gembira bagi para siswa dan orang tua. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan meskipun memasuki masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kebijakan ini diambil untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak sekolah tetap terjaga secara konsisten tanpa terputus oleh kalender akademik atau masa libur panjang.
Mekanisme Pengambilan Makan Bergizi Gratis di Sekolah
Meskipun kegiatan belajar-mengajar di kelas sedang diliburkan, dapur umum atau satuan pelayanan di sekolah tetap beroperasi. Siswa yang terdaftar sebagai penerima manfaat dipersilakan datang ke sekolah untuk mengambil jatah makan mereka.
Beberapa poin teknis terkait pelaksanaan MBG selama libur Nataru:
-
Lokasi Pengambilan: Tetap dipusatkan di sekolah masing-masing atau titik distribusi yang telah ditentukan.
-
Jadwal Operasional: Pengambilan dilakukan sesuai jam yang telah diatur oleh pihak pengelola untuk menghindari kerumunan.
-
Target Sasaran: Seluruh siswa yang menjadi target program di wilayah percontohan maupun wilayah reguler tetap berhak menerima.
Menjaga Konsistensi Gizi Anak Indonesia
Pemerintah menekankan bahwa asupan gizi tidak boleh libur. Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan SDM unggul dan memutus rantai stunting di Indonesia.
“Kita ingin memastikan bahwa pertumbuhan anak-anak tidak terganggu hanya karena sekolah sedang libur. Nutrisi harian harus tetap masuk setiap hari,” tulis keterangan terkait kebijakan tersebut (21/12/2025).
Dukungan Satuan Pelayanan di Lapangan
Untuk mendukung kelancaran distribusi selama libur Nataru, Badan Gizi Nasional telah berkoordinasi dengan tenaga penyedia makanan dan pihak sekolah. Satuan pelayanan tetap disiagakan dengan standar kebersihan dan kualitas gizi yang sama ketatnya dengan hari sekolah biasa.
Langkah ini juga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga selama masa libur akhir tahun, di mana kebutuhan masyarakat biasanya cenderung meningkat.












