MILAN – Diva pop dunia Taylor Swift kembali mencuri perhatian publik internasional. Kali ini, beliau memberikan dukungan besar bagi atlet Amerika Serikat. Para atlet seluncur indah AS kini tengah berlaga di Olimpiade 2026. Kompetisi bergengsi ini berlangsung di Milan-Cortina, Italia. Melalui sebuah video resmi, Swift tampil sebagai narator utama. Video tersebut diunggah oleh tim U.S. Figure Skating pada Senin (16/2/2026). Kehadiran suara Swift memberikan energi baru bagi para pejuang olahraga tersebut.
Dalam video itu, Swift memperkenalkan tiga atlet putri andalan Amerika Serikat. Mereka adalah Amber Glenn, Alysa Liu, dan Isabeau Levito. Ketiga atlet berbakat ini tampil dengan julukan khusus yaitu “Blade Angels”. Julukan tersebut menggambarkan keanggunan serta ketajaman mereka di atas es. Dukungan ini dianggap sangat penting untuk mental para atlet perempuan. Swift memang dikenal sering memberikan sorotan pada prestasi kaum wanita di dunia.
Narasi Hangat Taylor Swift Untuk Blade Angels
Swift membuka narasi video dengan suaranya yang sangat khas dan hangat. Beliau menyapa penonton dengan gaya yang sangat elegan dan berwibawa. Swift mengajak seluruh dunia untuk melihat kehebatan para atlet tersebut. Beliau menyebut mereka sebagai tiga showgirls Amerika di atas lintasan es. Julukan ini bukan sekadar kata-kata manis tanpa makna yang dalam. Ternyata, istilah tersebut merupakan referensi bagi album terbaru milik Swift. Album tersebut bertajuk The Life of a Showgirl yang baru saja dirilis.
“Tuan-tuan dan nyonya-nyonya izinkan saya memperkenalkan kalian pada Amber, Alysa, dan Isabeau,” ujar Swift dalam video itu.
Mengenal Sosok Hebat Amber, Alysa, dan Isabeau
Swift membedah perjalanan karier para atlet ini dengan sangat emosional. Amber Glenn diceritakan sebagai sosok yang tangguh menghadapi kegagalan. Kini di usia 26 tahun, Glenn menjadi kekuatan utama tim Amerika Serikat. Sementara itu, Alysa Liu memiliki kisah kembali yang sangat luar biasa. Liu sempat pensiun dini pada usia 16 tahun setelah Olimpiade Beijing. Namun, semangatnya bangkit kembali untuk berlaga di Milan-Cortina tahun ini.
Terakhir, Swift memperkenalkan Isabeau Levito yang masih berusia sangat muda. Levito disebut sebagai personifikasi dari sebuah takdir yang indah. Beliau memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan kota Milan. Ibunya tumbuh besar di kota mode tersebut sehingga atmosfernya terasa akrab. Nenek Levito bahkan tinggal sangat dekat dengan arena pertandingan Olimpiade. Kehadiran Taylor Swift sebagai narator benar-benar meningkatkan popularitas cabang olahraga ini. Publik kini sangat menantikan aksi memukau dari tim “Blade Angels” di lintasan es.












